Berita

Zulkifli Hasan/Humas MPR

Generasi Muda Islam Tidak Boleh Tinggalkan Dunia Usaha Dan Politik

KAMIS, 05 JULI 2018 | 13:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menghadiri kajian lepas kerja Alumni Sekolah Islam Al Azhar (ASIA) 'The Rabbaanians' bada Isya bersama Ustad Subhan Bawazier di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran, Jakarta, Rabu malam (4/7). Kajian itu dihadiri sekitar 4 ribu peserta kajian se Jabodetabek.

Dalam sambutannya, Zulkifli mengungkapkan kekagumannya bahwa peserta kajian semuanya mayoritas anak-anak muda.

"Ini sangat luar biasa semangat mendalami ilmu agama bahkan dari daerah yang jauh datang walaupum malam hari dan menembus kemacetan Jakarta di hari kerja," katanya dalam keterangan Humas MPR.


Diungkapkan Zulkifli, semangat mengkaji ilmu agama generasi muda Islam saat ini memang sangat luar biasa dan tidak diragukan lagi, tapi alangkah lebih luar biasa jika dibarengi dengan semangat mendalami dunia usaha alias entrepreneurship termasuk dunia politik.

"Sebab selama ini gairah generasi muda Islam mendalami dunia usaha dan politik masih sangat minim. Padahal, enterpreuneurship dan dunia politik pengaruhnya sangat besar dalam mewarnai perjalanan negara Indonesia dan mampu menjadi elemen perubahan yang sangat berpengaruh besar juga dan apalagi umat Islam di Indonesia sangat besar, sayang sekali jika kekuatan besar itu tidak dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik," ujarnya.

Zulkifli kemudian meminta peserta untuk kembali ke sejarah awal munculnya agama Islam, yang awalnya dari sebuah masjid yang sederhana dan karakter Rasulullah yang juga sederhana, mampu mencetak sumber daya manusia yang selain mumpuni dalam ilmu agama juga mumpuni dalam bidang ilmu lainnya diantaranya ekonomi dan politik.

"Hasilnya, peradaban Islam mampu berpengaruh besar dan mengalahkan dua kekuatan super power besar pada masa itu yakni Romawi dan Persia. Dengan kesederhanaan, mereka mampu apalagi generasi Islam sekarang yang dipermudah dengan berbagai macam kecanggihan di era modernitas teknologi. Kenapa bisa begitu, karena Rasulullah mencetak sumber daya manusia Islam yang luarbiasa dari mulai ahli perdagangan sampai ahli kenegaraan," terangnya.

Dengan melihat fakta-fakta tersebut, Zulkifli berharap agar generasi muda Islam bangkit dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusianya demi agama dan negara Indonesia. [rus]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya