Berita

Foto/Net

Olahraga

Tiket Asian Games 2018 Terlalu Mahal, Tak Khawatir Sepi Penonton...

KAMIS, 05 JULI 2018 | 08:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tiket sejumlah pertandingan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang sudah mulai dijual secara online. Harganya bervariasi, mulai Rp 50.000 hingga Rp 500.000.

Berdasarkan pantauan di situs penjualan tiket online Kiostik. com, acara pembukaan di Sta­dion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 18 Agustus 2018, tiket terdiri dari tiga pilihan harga, yaitu Rp 750.000, Rp 1,5 juta, dan Rp 7,5 juta. Tiket untuk penutupan pada 2 Sep­tember 2018 di lokasi yang sama juga tersedia dalam tiga pilihan harga, yakni Rp 450.000, Rp 1 juta, dan Rp 2 juta.

Sedangkan harga tiket pertand­ingannya bervariasi antara Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu. Per­bedaan harganya terletak pada pertandingan penyisihan, hingga ke pertandingan final. Misal­nya pada pertandingan awal harga tiket Rp 100 ribu maka di pertandingan final, harga tiket dengan cabang olah raga yang sama sebesar Rp 500 ribu.


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku kaget setelah mengetahui harga tiket untuk renang Rp 300.000. Dia berharap, harga tiket tidak ter­lalu mahal. Ini supaya venue tidak sepi penonton.

"Hah? Renang Rp 300.000? Jadi mestinya jangan sampai dengan tiket yang dibanderol cu­kup tinggi. Ini malah venue-nya sepi. Kita inginnya kan Asian Games sukses," ujar Sandiaga, di Ciracas, Jakarta Timur.

Pekan ini dia akan berkomu­nikasi dengan Direktur Ticketing Inasgoc Sarman Simanjorang agar harga tiket tidak mahal. Pihaknya telah menghapus tarif pajak untuk tiket Asian Games, seharusnya bisa membuat tiket lebih murah.

Sandiaga mengingatkan, jan­gan sampai ada cabang olah raga yang pertandingannya sepi penonton. "Kalau mahal, pasti akan berdampak semakin sedikit yang menonton," ingatnya.

Selain meminta mengavaluasi harga tiket, Sandi berharap ada slot khusus untuk siswa sekolah di DKI Jakarta. Siswa diarahkan menonton pertandingan Asian Games dengan gratis. Ini lagi di­cari cara untuk mewujudkan itu.

"Kita berharap itu akan dibe­baskan harga tanda masuknya. Kita sudah punya skema penger­ahan siswa ke venue Asian Games," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Inasgoc, telah menyiapkan dua jenis tiket yang bakal dijual selama perhelatan olahraga se-Asia pada Agustus sampai September mendatang.

Direktur Ticketing Inasgoc Sarman Simanjorang menerang­kan, jenis tiket tersebut adalah tiket internasional dan lokal, den­gan harga yang berbeda pula.

Perbedaan harga tiket ini wa­jar dan selalu diterapkan dalam agenda internasional seperti Asian Games. Sarman menam­bahkan, tiket internasional dijual 20 persen lebih tinggi ketimbang tiket lokal.

Untuk harga tiket akan ber­variasi. Harga tergantung ting­kat pertandingan dari babak kualifikasi, semifinal, dan final. Variasi harga tiket juga ber­gantung pada venue dan jenis pertandingan olahraga.

"Kalau di Indonesia kan olah­raga utamanya sepak bola, bulu tangkis, basket, dan voli, itu cabang olahraga favorit atas. Kemudian favorit menengah itu adalah renang, atletik. Makanya harga sangat variatif, tergantung itu juga," terangnya. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya