Berita

Jusuf Kalla/RMOL

Olahraga

JK Senang Jika Dua Pemimpin Korea Hadir Di Pembukaan Asian Games

SABTU, 30 JUNI 2018 | 07:54 WIB | LAPORAN:

. Wakil Presiden Jusuf Kalla merespon baik rencana brilian Presiden Joko Widodo yang akan mengundang Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pembukaan Asian Games 2018.

Opening Ceremony Asian Games 2018 dilaksanakan pada 18 Agustus 2018 di Jakarta.

JK yakin bila rencana ini terelasisasikan maka Indonesia akan amat senang dapat mendatangkan dua pemimpin besar.


"Tentunya Indonesia senang kalau kedua pemimpin itu juga reunifikasi lanjutannya dibicarakan di Jakarta," kata JK saat konferensi pers di kantor INASGOC, Senayan, Jakarta, Jumat kemarin (29/6).

Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia berharap kedua pemimpin negara Korea tersebut bisa hadir, karena sampai saat ini konfirmasi kedatangannya masih belum mendapat pasti, namun JK meminta hal ini tidak mengurangi kefokusan panitia dan kontingen Indonesia dalam menggelar Asian Games itu sendiri.

"Namun kita belum menerima konfirmasi. Tapi sudah dirancang dua Presiden itu hadir. Namun tidak menyebabkan fokus pada dua presiden tersebut. Tetapi dengan catatan tidak mengubah minat anda, mengurangi kemeriahan Asian Games. Tidak fokuskan hanya pada dua presiden itu saja dan lupakan Asian Gamesnya," tambah JK.

Selain itu, ketua Dewan Pengarah (Steering Commitee) ini juga berpendapat aksi terorisme yang belakangan terjadi di beberapa lokasi di Indonesia tidak mengganggu perhelatan olahraga terbesar se Asia ini. Hal ini ditunjukkan dengan konfirmasi kehadiran dan partisipasi negara yang dinyatakan sudah resmi mengikuti Asian Games.

"Dari laporan tadi semua negara, 45 negara sudah mendaftarkan dan itu malah melebihi target kita. Jadi atlet 13 ribu dan official 7 ribu jadi 21 ribu. Penyelenggara, Inasgoc sendiri menyiapkan 13 ribu, lagi disaring diminta untuk menyesuaikan dengan jumlah tersebut," tutup JK. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya