Berita

Dejan Lovren/Net

Olahraga

Capai Target, Kroasia Ingin Lebih

Fantastis di Grup
JUMAT, 29 JUNI 2018 | 10:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kroasia telah lolos dari Grup D dan melaju ke 16 besar Piala Dunia. Hebatnya Dejan Lovren dan kawan-kawan menyapu ber­sih dengan tiga kemenangan.

Perolehan sembilan angka dari babak 32 besar adalah salah satu kejutan terbesar dalam Piala Dunia Rusia 2018. Tim asuhan Zlatko Dalic itu datang tanpa mendapatkan dukungan dari negara mereka sendiri berkat kasus di luar lapangan yang menimpa dua pemain andalan mereka, yaitu Luka Modric dan Dejan Lovren.

Setelah lolos sebagai juara grup dan akan menghadapi Denmark pada babak 16 besar, Lovren menganggap bahwa timnya dapat menjadi salah satu kuda hitam dalam turnamen yang diadakan setiap empat tahun ini.


"Sejak awal turnamen ini, satu tim secara keseluruhan mampu bertahan dengan baik. Kami menikmati permainan yang kami tunjukkan di Piala Dunia Rusia 2018. Sekarang kami telah mengamankan tiket mengi­kuti babak 16 besar, hal yang sejak awal menjadi tujuan kami. Keadaan ini dapat membuat kami tampil tanpa beban," ujar Dejan Lovren dalam wawancara kepada FIFA.

Bek Liverpool itu merasa yakin bahwa The Blazers dapat menya­mai pencapaian yang mereka raih pada Piala Dunia Prancis 1998 dengan mencapai babak semifi­nal, seperti apa yang dicapai saat itu oleh Davor Suker dan rekan-rekannya. Kini Suker menjadi ketua PSSI-nya Kroasia.

"Saya sudah sering mengatakan bahwa Kroasia dapat menjadi salah satu tim unggulan di Piala Dunia, tetapi peluang itu semakin besar saat ini. Suasana di dalam tim luar biasa dan tidak dapat dibandingkan dengan apa yang kami alami empat tahun lalu di Brazil," tutup Lovren mengenai target yang ingin dicapai oleh Tim Nasional Kroasia. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya