Berita

Nusantara

Ridwan Kamil: Hasil Quick Count Sangat Penting

RABU, 27 JUNI 2018 | 11:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mengimbau kepada para pendukungnya tetap kondusif, kreatif dan damai di hari pencoblosan.

Ridwan Kamil meminta pendukungnya tidak melakukan ekspresi yang berlebihan pada pesta demokrasi kali ini. Baik ekspresi euforia yang positif maupun sebaliknya.

"Kenapa? Biasa saja lah, karena takdir Allah juga akan Allah tetapkan. Jadi kita berkegiatan dengan sebaik-baiknya," kata Emil sapaan akrabnya usai mencoblos di TPS 21, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jabar, Rabu (27/6).


Walikota Bandung nonaktif ini juga mengingatkan, para pendukunya tetap berdoa pada jam-jam terakhir menjelang quick count atau hitung cepat. Menurutnya, hasil hitung cepat yang dikeluarkan lembaga survei sangat penting.

"Quick count ini penting karena itu tradisi ilmiah demokrasi yang harus kita jaga. Apapun hasilnya kami akan sangat menghormati. Pada dasarnya setiap kompetisi tentu ada yang di atas, kurang dan sebagainya. Itu biasa," ucap Emil dilansir dari RMOL Jabar.

Dia menambahkan, suasana seperti ini pernah dialaminya 5 tahun lalu ketika maju walikota Bandung bersama Oded M Danial. Jadi, kata Emil, perasaannya sama saja.

"Mudah-mudahan hasil yang terbaiklah yang mampir kepada kami dalam ketetapan Allah," pungkas Emil. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya