Berita

Marco Kusumawijaya/RMOL

Nusantara

Ketua TGUPP: Tugas Kami Urus Pesisir Dan Kepulauan Seribu

RABU, 27 JUNI 2018 | 03:18 WIB | LAPORAN:

Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Pengelolaan Pesisir, Marco Kusumawijaya menegaskan bahwa dirinya sudah bertugas di tim sejak 7 Juni 2018 lalu.

"Kita dipanggil oleh Pak Gubernur Anies tanggal 7 juni yang lalu. Kebetulan pada waktu itu saya sedang berada di luar kota jadi hanya sebagian yang bertemu dan pak Anies minta segera bekerja. Lalu, minggu lalu kami terima SK. Jadi praktis tanggal 7 kami mulai sebetulnya," jelasnya di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat. Selasa (26/6/).

Marco menjelaskan, saat dipanggil oleh Anies, dia sedang tidak berada di Jakarta. Jadi dirinya harus segera menyesuaikan apa yang diperintahkan oleh Anies kepada teman-temannya.


Marco menyakini bahwa dirinya bersama ke empat orang anggotanya sepakat untuk berjalan bersama pemerintahan untuk menuntaskan janji kampanye Anies-Sandi di Pilkada 2017.

"Pesisir Jakarta itu kan hampir 40 km kan, selain pulau-pulau reklamasi ada 110 pulau yang lain dan ini kaitannya semua dengan janji politik. Kan janji politik itu reklamasi di stop, kepulauan seribu dikembangkan, kampung- kampung diperbaiki tanpa digusur," tambahnya.

Dia menambahkan, tugas sebagai TGUPP bidang pengelolaan pesisir merupakan tugas yang mulia, yang nantinya bertugas mengurusi pesisir pantai utara hingga kepulauan seribu.

"Tugas kami ya mengurusi pesisir dan Kepulauan Seribu. Pesisir itu artinya semua kecamatan yang berbatasan dengan laut kecuali kota tua. Jadi sebenarnya sepertiga kota tua ya kurang lebih seperti itu," tutup Marco. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya