Berita

Foto/Net

Nusantara

Area Ganjil-Genap Diperluas Saat Asian Games 2018

SENIN, 25 JUNI 2018 | 18:02 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta dalam waktu dekat menerapkan sistem ganjil-genap di beberapa ruas jalan Jakarta, pada event Asian Games 2018 Agustus nanti.

Oleh karena itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah melakuakan survei di beberapa ruas jalan yang akan diterapi ganjil-genap.

"Akhir Ramadhan lalu, kita sudah melaksanakan survei jalur terakhir dari mulai Terminal 2 dan Terminal 3 menuju ke Athlete Village di Kemayoran. Kemudian dari Athlete Village ada empat poin menuju ke GBK, Gedung Pencak Silat Taman Mini, Pulomas dan ke Cibubur," kata Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/6).


Lebih lanjut Ia menjelaskan, pihaknya juga akan melakukan perluasan area ganjil-genap di seluruh jalan arteri ini di Jakarta. Nantinya, uji coba ini akan diterapkan di minggu ketiga dan keempat sebelum Asian Games dimulai.

"Kemudian nanti per 1 Juli sampai tanggal 31 Juli kita akan melaksanakan uji coba tersebut. Baru nanti di 1 Agustus efektif dilaksanakan ganjil-genap diperluas akan diterapkan," paparnya.

Untuk diketahui, ada enam Jalur yang siap diberlakukan genap ganjil selama Asian Games nanti yakni yakni jalan Perintis Kemerdekaan - Jalan Suprapto - Jalan Salemba Raya - Jalan Matraman (dari arah timur). Kemudian Jalan Warung Jati Barat - Jalan Pejaten Raya - Jalan Pasar Minggu - Jalan Soepomo - Jalan Saharjo (dari arah selatan).

Lanjut di Jalan RE Martadinata - Jalan Danau Sunter Barat - Jalan HBR Motik- Jalan Gunung Sahari (dari arah utara).

Dan yang terakhir, Jalan RA Kartini - Jalan Ciputat Raya (dari arah selatan). Jalan Akses Tol Cikampek - Jalan Sutoyo - Jalan Dewi Sartika - (dari arah timur). dan Jalan S. Parman - Jalan Tomang Raya - Jalan Surya Pranoto/Cideng (dari arah utara)

Nantinya, bila ganjil-genap ini efektif akan dilanjutkan pada saat Asian Para Games 2018 tentunya dengan rute yang berbeda. Untuk itu, pihak Dishub DKI Jakarta akan menyiapkan jalur alternatif guna mengantisipasi kemacetan yang terjadi.

"Tentunya jalur alternatif disiapkan. Di materi sosialisasi sudah kami sampaikan termasuk juga untuk memastikan accesibility dan adanya layanan terhadap masyarakat untuk tetap beraktivitas," tutup Sigit. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya