Berita

Nusantara

PILGUB JABAR

Menangkan Asyik Melawan Rencana Besar Peminggiran Rakyat

MINGGU, 24 JUNI 2018 | 16:21 WIB

Pentolan gerakan buruh Jumhur Hidayat terjun gelanggang. Dia melakukan konsolidasi di berbagai titik di Jawa Barat (Jabar) guna pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3 Sudrajat dan Ahmad Syaikhu (Asyik). Jumhur turun gelanggang saat situasi politik yang menghangat jelang Pilkada Serentak 27 Juni 2018.

"Kaum buruh, petani dan kalangan usaha kecil harus berjuang memastikan kemenangan Asyik demi kedaulatan dan kesejahteraan rakyat. Pasangan ini satu-satunya yang memiliki gagasan untuk menyelamatkan Jabar dari agresi kekuatan asing yang menghancurkan Indonesia," ajak Jumhur melalui pesan elektronik, Minggu (24/6).

Mantan narapidana politik Nusakambangan di era Orba tersebut menegaskan, berbagai kekuatan agresi beberapa negara khususnya Barat dan RRC sedang mengintai Indonesia yang pada akhirnya akan meminggirkan rakyat dan mendisintegrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta.


Dia menyayangkan, kekuasaan nasional seolah memberi jalan bagi agresi tersebut. Dari pantai timur Sumatera, Kalimantan dan Indonesia Timur saat ini sudah jadi kantong-kantong bercokolnya agresi dengan berkedok investasi yaitu sambil mendatangkan tenaga kerja asingnya.

"Termasuk Jabar dan Banten sudah mulai ada kantong-kantong orang asing, sehingga Indonesia benar-benar dalam bahaya. Dengan kata lain, kekuatan investasi asing yang mendatangkan bahan baku, teknologi, modal dan tenaga kerja asing bukanlah cara yang bisa kita terima karena secara agregat tidak banyak menguntungkan rakyat Indonesia!" kecam pendiri Aliansi Rakyat Merdeka (ARM), yang berjibaku meraih jutaan suara rakyat bagi Jokowi di Pilpres 2014 lalu.

Saat kampanye akbar cabup dan Wabup Sumedang Eka-Agung (Mantap) nomor urut 5 yang diusung Partai Gerindra, PKS dan PBB di Lapangan Bola Citimun Cimalaka Sumedang, Sabtu kemarin (23/6), Jumhur turut menjadi juru kampanye dan berorasi mengajak rakyat mencoblos Mantap di Sumedang dan Asyik di Jabar, serta mengecam keras rezim Jokowi yang membiarkan agresi asing.

"Bila tidak ada ketegasan dari kekuasaan nasional dalam menghadang agresi asing bahkan cenderung menjadi calo asing, maka tiada kata lain, perjuangan dari daerah harus dilakukan termasuk dari level Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jawa Barat. Kalau ada kebijakan nasional yang akan merugikan rakyat daerah maka para kepala daerah harus melakukan perlawanan sambil bergandengan tangan dengan rakyat yang dipimpinnya," seru Jumhur Hidayat.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya