Berita

Foto/RMOLJabar

Nusantara

Kampanye Pilkada Kondusif, Demul Apresiasi Profesionalitas Aparat Keamanan

MINGGU, 24 JUNI 2018 | 11:31 WIB | LAPORAN:

Masa kampanye Pilgub Jabar berjalan dengan baik dan kondusif. Kini, sudah memasuki masa tenang. Cawagub Jabar Dedi Mulyadi apresiasi profesionalitas aparat keamanan dalam mengawal proses demokrasi di tatar Pasundan ini.

Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran Polda Jabar, Kodam III Siliwangi dan Pemprov Jabar yang telah bertindak profesional sehingga proses Pilkada bisa berjalan seperti yang telah direncanakan dan diharapkan," ujar Dedi Mulyadi dikutip dari RMOLJabar, Minggu (24/6).

Selama proses Pilkada ini, Ia mendapatkan perlakuan yang profesional, baik dalam kegiatan kampanye atau dalam kegiatan-kegiatan lain yang didalamnya menempel anggota kepolisian sebagai pengamanan pribadi.


"Semoga perjalanan pemilihan gubernur dan wakil gubernur ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat," ucapnya.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu juga mengungkapkan, pada masa tenang ini ada puluhan undangan hajatan warga di sejumlah wilayah di Jawa Barat untuk dirinya.

"Mungkin ada sebagian yang saya bisa datang dan ada sebagian yang saya tidak bisa datang. Kami mohon Panwas jangan menafsirkan kondangan itu money politic yah, karena itu memang tradisi. Kalau saya kondangan tidak ngasih amplop nanti disangkanya Dedi Mulyadi yang pelit," paparnya.

"Selain itu jika ada warga yang meninggal dunia kan biasa ngisi koropak itu juga sama, jangan ditafsirkan money politic. Kegiatan lainnya? yah ngurus ternak domba dan ayam, saya mah kang orang kampung," imbuhnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya