Hasil survei pemilihan gubernur (Pilgub) Provinsi Lampung tahun 2018, yang digelar Rakata Institute mengunggulkan pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut tiga, Arinal Djunaidi-Chusnunia dengan jumlah 33,30 persen.
“Hasil survei pasangan Arinal-Nunik unggul atas tiga pasangan lain,†kata Direktur Eksekutif Rakata Institue Eko Kuswanto, di Kota Bandar Lampung, Sabtu (23/6).
Rakata Institue melakukan survei pada pertengan bulan Juni 2018, yang hasilnya, Arinal Djunaidi-Chusnunia mengungguli pasangan lain dengan jumlah 33,30 persen. Tren peningkatan jumlah pemilih untuk nomor tiga terus naik setiap bulan sehingga hasilnya telah didapatkan.
"Animo masyarakat untuk memilih tahun ini sangat tinggi, sehingga sangat berpengaruh pada tren pemilih nomor urut tiga," ungkapnya.
Terkait data yang keluar di media sosial beberapa waktu lalu memang benar milik Rakata Institute, yang tidak diketahui bagaimana data tersebut bisa keluar sebab pihaknya tidak ingin melakukan publikasi pada survei terakhir.
"Hari ini melakukan konfrensi pers karena beredarnya hasil survei Pilgub milik kami," katanya.
Sekali lagi ditegaskan, bahwa Rakata Institute terdaftar di KPU sebagai penyelenggara
quick count bukan survei, tapi pihkanya tidak ingin melakukan publikasi ini karena survei yang dilakukan keluar.
"Saya tidak tahu bagaimana bisa bocor," ujarnya.
Kemudian metode yang dipakai dalam survei ini adalah
stratified random sampling, dengan toleransi kesalahan (
margin of error) plus minus tiga persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menurutnya, untuk pilkada tahun 2018 ini animo masyarakat untuk memilih sangat tinggi dibandingkan pilkada yang sebelumnya. Dengan
swing voter atau masa mengambang hanya 2,61 persen.
Dalam hasil survey yang dilakukan Rakata Institute, pasangan nomor urut satu Ridho Ficardo – Bahtiar Basri meraih 23,30 persen, pasangan nomor urut dua Herman HN-Sutono meraih 31,30 persen, pasangan nomor urut tiga Arinal Djunaidi – Chusnunia meraih 33,30 persen, pasangan nomor urut empat Mustafa – Ahmad Jajuli meraih 10,50 persen.
[fiq]