Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Survei Membuktikan, Oded-Yana Unggul Di Bandung

SABTU, 23 JUNI 2018 | 16:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis hasil riset yang menyatakan bahwa pasangan calon wali kota-wakil wali kota Bandung, Oded M. daniel-Yana Mulyana unggul atas dua pasangan rivalnya.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun menjelaskan, elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan Oded-Yana berada di posisi puncak dengan raihan 42,0 persen, disusul pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin dengan raihan 30,5 persen.

Di tempat ketiga diduduki pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna dengan raihan 16,9 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan sebesar 10,6 persen.


"Berdasarkan temuan survei, dengan menanyakan, siapa yang akan dipilih jika pilkada dilakukan saat ini? Ternyata elektabilitas pasangan Oded-Yana sementara ini masih unggul," kata Rico dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (23/6).

Keunggulan Oded-Yana, menurut dia, terjadi karena faktor kinerjanya yang dianggap positif di mata publik Kota Bandung selama menjabat wakil wali kota.

"Berdasarkan temuan survei, diketahui masyarakat Kota Bandung yang merasa puas dengan kinerja Oded selama menjadi wakil walikota Bandung cukup tinggi, yaitu 68.5 persen. Sedangkan yang tidak puas hanya 18.9 persen," kata Rico.

Walau begitu, menurut Rico, dinamika dalam Pilkada Kota Bandung masih mungkin terjadi. Mengingat jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan masih sekitar 10,2 persen.

Survei yang dilakukan dari 19-22 Juni itu mewawancarai 800 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error dalam survei sebesar 3,4 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya