Berita

Nusantara

Hasil Survei COPS, Sudirman Unggul Atas Ganjar Pranowo

JUMAT, 22 JUNI 2018 | 18:49 WIB | LAPORAN:

Mayoritas pemilih di Jawa Tengah lebih condong mencoblos pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah pada Pilgub 27 Juni nanti ketimbang pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

Hal itu sebagaimana hasil survei yang dirilis Centre Opinion Public Survey (COPS) di Jakarta, Jumat (22/6).

Direktur Eksekutif COPS, Ziyad Falahi menjabarkan bahwa melalui simulasi kartu suara yang dilakukan secara tertutup, 53,7 persen responden lebih memilih pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah ketimbang Ganjar-Taj Yasin.


"Sementara Ganjar Pranowo-Taj Yasin hanya memperoleh 41,6 persen dan sebanyak 4,7 persen responden ogah memilih," katanya.

Tingkat elektabilitas Ganjar-Taj yang lebih rendah dari Sudirman-Ida, menurutnya tak lepas dari kasus korupsi pengadaan KTP-el. Dalam kasus ini, Ganjar yang merupakan mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi.

Kebanyakan pemilih di Jateng, sambungnya, percaya bahwa Ganjar terlibat dalam kasus yang merugikan negara senilai triliunan rupiah itu.

"Hasil temuan survei membuktikan 60,9 persen masyarakat Jawa Tengah yakin dan percaya pengakuan Setya Novanto dan M. Nazarudin kalau Ganjar Pranowo menerima fee hasil korupsi e-KTP dan selebihnya ragu-ragu," bebernya.

Survei yang digelar 1 sampai 14 Juni 2018 lalu di 29 Kabupaten dan 6 Kota se-Jateng ini melibatkan 2.445 responden yang merupakan bagian dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Penelitian dilakukan dengan metode survei jajak pendapat melalui metode multistage random sampling. Margin of error survei sebanyak -/+ 1,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya