Berita

Nusantara

Harmoni Unggul, Demokrat Minta Warga NTT Tak Terpengaruh Politik Uang

JUMAT, 22 JUNI 2018 | 16:38 WIB | LAPORAN:

Partai Demokrat bersyukur pasangan Benny K Harman-Benny Litelnoni (Harmoni) mendapat elektabilitas tertinggi di Pilkada Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagaimana hasil survei terbaru Roda Tiga Konsultan (RTK), Harmoni mendapat elektabilitas 29,6 persen dalam pertanyaan tertutup yang diberikan kepada responden tentang nama pasangan yang akan dipilih di Pilgub NTT. Elektabilitas ini mengungguli tiga pasangan lain.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin bersyukur dengan tingkat elektabilitas pasangan yang diusung Demokrat besama dengan PKS dan PKPI tersebut. Hal itu, menurutnya, tak lepas dari peran serta maupun kerja keras kader-kader Demokrat NTT yang patut diacungi jempol.


"Tapi yang menjadi catatan kami adalah undecided voters yang masih banyak. Tentu ini dalam beberapa hari ke depan segala kemungkinan akan terjadi. Kami tentu akan mengingatkan seluruh kader dan mesin partai untuk menjaga kerja keras," ujar Didi.

Sementara itu, Didi juga mengingatkan kepada masyarakat NTT untuk tetap berhati-hati dengan praktik money politics. Dia mengimbau agar masyarakat mengacuhkan politik uang demi kemajuan NTT.

"Jangan sampai uang yang tidak seberapa, katakanlah Rp 100 ribu, Rp 200 ribu tapi nasib anda dipertaruhkan dalam lima tahun ke depan," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya