Berita

Foto/Net

Olahraga

Les Bleus Santap Keju & Yoghurt

Jaga Stamina
KAMIS, 21 JUNI 2018 | 11:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemain timnas Prancis punya tips khusus menjaga stamina di ajang Piala Dunia 2018 Rusia. Skuat Les Bleus diduga banyakmengonsumsi keju dan yoghurt.

Hal itu diungkapkan seseorang petugas toko penjual keju yang memasok makanan ke Istra, markas skuat besutan Didier Deschamps selama beradadi Rusia.

Petugas yang enggan disebut namanya itu mengaku setiapharinya mengirimkan tiga blok besar keju Kolmogorovski ke koki tim Prancis, Xavier Rousseau.


"Mereka akan menjadi gemuk karena terlalu banyak makan keju dan yoghurt. Saya tidak tahu kenapa mereka begitu membutuh­kannya keju dan yoghurt," kata pedagang keju yang tidak disebut­kan namanya dikutip ESPN.

Tidak diketahui kebutuhan asupan protein dan lemak skuat Prancis setiap harinya untuk mendukung performa mereka. "Mereka juga memesan 140 botol yoghurt sehari. Rupanya mereka makan sepanjang hari," ujarnya.

Namun mereka didampingi Gregory Dupont yang merupakan bekas pelatih fisik dan pengondisian pemain di Lille dan Glasgow Rangers. Dupont dikontrak timnas Prancis sejak Maret.

Tim Ayam Jago, julukan Prancis tergabung ke dalam Grup C Piala Dunia 2018 bersama Australia, Denmark, dan Peru. Les Bleus sudah mengantongi tiga poin pertama usai menang 2-1 atas Australia pada pertandingan pertama. Selanjutnya, Prancis akan berhadapan dengan Peru pada laga yang digelar di Stadion Central, Yekaterinburg (21/6). ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya