Berita

Mike Pompeo didampingi Nikki Haley/Repro

Dunia

AS Keluar Dari Keanggotaan Komisi HAM PBB

RABU, 20 JUNI 2018 | 06:50 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa.

Melalui keterangan pers di Kantor Kementerian Luar Negeri AS, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyampaikan keputusan itu didampingi Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, Selasa (19/6).

Dalam keterangan persnya, yang diunggah oleh Time di Youtube Menlu Pompeo nengatakan, "Ketika ada sebuah organisasi melemahkan kepentingan nasional kita dan sekutu kita, kita tidak akan terlibat. Ketika mereka berusaha untuk melanggar kedaulatan nasional kita, maka kita pun tidak akan diam".


Menlu Pompeo juga mengecam Komisi HAM PBB yang saat ini telah menjadi tempat latihan dalam hal kemunafikan serta banyak pelanggaran hak asasi manusia terburuk di dunia yang diabaikan.

Para pelanggar paling serius justru duduk di komisi HAM PBB dan menganggap bahwa diri mereka lebih suci dan merasa lebih benar dari orang lain dengan catatan yang jauh lebih baik.

Duta Besar Haley mengatakan bahwa keluarnya AS dari Komisi HAM PBB dikarenakan Komisi tersebut gagal melakukan perubahan besar, dramatis dan sistematis, yang disyaratkan oleh Amerika Serikat.

Komisi ini juga dituding sebagai pelindung para pelanggar hak asasi manusia.

AS, kata Nikki Haley, juga mengecam komisi ini karena terus menerus menyerang Israel yang merupakan sekutu utama AS. [nes]


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya