Berita

Politik

Ketemu Amien Rais, Anak Muda GSM Berikrar Ogah Jadi Objek Politik Semata

SENIN, 11 JUNI 2018 | 08:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aktivis yang tergabung dalam Generasi Suara Milenial (GSM) terus bersilaturrahimi dengan tokoh nasional. Minggu kemarin (10/6), Pengurus Pusat GSM berkunjung ke kediaman tokoh reformasi Amien Rais di Jakarta.

Amien mengingatkan agar generasi milenial harus mampu memahami perjalanan demokrasi Indonesia.

"Generasi milenial harus berperan aktif dalam mempelajari sejarah, khususnya tentang reformasi supaya dapat memahami perjalan demokrasi Indonesia secara utuh. Saya berharap melalui GSM bisa menjadi penyambung informasi tentang kebenaran fakta sejarah tanpa diplintir," ujarnya dalam keterangan GSM.


Ditambahkan pula sebagai generasi muda jangan lupa untuk terus beribadah kepada Tuhan menurut kepercayaan masing-masing.

Robbie Merdia selaku Ketua GSM menuturkan bahwa agenda ini bertujuan untuk menjelaskan visi dan misi gerakan organisasi.

"Kami dan beberapa teman-teman anak muda Indonesia berkomitmen untuk terlibat aktif. Kami tidak ingin anak muda hanya dijadikan objek politik. Sudah saatnya kita untuk turun langsung dalam proses pembangunan politik bangsa," terang dia.

"Melalui kunjungan seperti ini, kami bermaksud untuk menjelaskan visi dan misi gerakan kepada para tokoh-tokoh nasional dan penting bagi kami untuk belajar kepada mereka terutama para pelaku sejarah seperti Bapak Amien Rais yang dikenal juga sebagai tokoh reformasi," ujar Robbie Merdia menambahkan.

Sebelumnya, para anak muda dari beberapa kampus menggagas wadah baru yang dinamakan Generasi Suara Milenial (GSM). Salah satu kegiatan utama adalah meningkatkan partisipasi politik anak muda dengan mengkampanyekan politik substansial yang berkualitas. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya