Berita

Foto: Net

Olahraga

KONI Pusat Yakin Silat Sumbang Medali Terbanyak Emas Asian Games

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 08:43 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman optimistis cabang pencak silat menjadi primadona penyumbang medali emas terbanyak guna memenuhi target pemerintah masuk peringkat sepuluh besar Asia dalam Asian Games ke-18, Agustus mendatang.

"Kami optimis cabang pencak silat yang sudah mempunyai prestasi dunia mampu mendongkrak peringkat Indonesia masuk sepuluh besar Asia. Namun tidak menutup kemungkinan cabang lain yang juga dipersiapkan tampil di Asian Games ke-18 mampu menyuguhkan prestasi optimal dalam perburuan dan penyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia," kata Tono di Jakarta, Kamis petang (7/6).
 
Dia melanjutkan, untuk memenuhi target yang dicanangkan pemerintah kontingen Indonesia masuk 10 besar Asia, KONI Pusat akan bertemu langsung dengan perwakilan 40 cabang olahraga. Dengan harapan, dapat mengetahui kendala yang dihadapi, agar cepat terselesaikan.


Peningkatan prestasi atlet menuju multi event Asia katanya, tidak terlepas dari segi non tekhnik, selain teknik dalam pertandingan. Semua itu perlu diketahui dari jauh hari sebelum Asian Games digelar Agustus mendatang.

Tono yakin para atlet dari 40 cabang olahraga yang dipersiapkan ke multi event Asia sudah melakukan persiapan seoptimal mungkin dalam Pelatnas. Semua itu tidak lain adalah mengejar prestasi puncak untuk mengibarkan bendera Merah-Putih, baik yang dipertandingkan di Jakarta maupun Palembang.

Untuk itu, Tono mengharapkan agar semua venue dari 40 cabang olahraga yang akan digelar di Jakarta dan Palembang minimal sudah bisa menggunakan tempat pertandingan untuk latihan mulai awal Juli 2018.

“Venue dari 40 cabang olahraga harus bisa ditempati bagi atlet nasional untuk melakukan latihan, hal itu merupakan strategi dalam upaya meningkatkan prestasi atlet nasional sebelum lawan mencoba lebih dulu,” ujarnya.

Ketika disinggung berapa perkiraan atlet nasional mengumpulkan medali dalam mengejar target meraih peringkat sepuluh besar Asia? Tono menjelaskan, itu suatu strategi dalam menghadapi lawan nantinya sehingga tidak perlu dibeberkan sekarang. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya