Berita

Kim Yong Chol/Net

Dunia

Jenderal Kim Yong Cho, Tangan Kanan 3 Generasi Kim Di Korut

KAMIS, 31 MEI 2018 | 07:55 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Saat ini seorang pejabat tinggi Korea Utara sedang berada di Amerika Serikat.

Dia adalah Jenderal Kim Yong Chol, tangan kanan yang sangat dipercaya Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Tak cuma dipercaya Kim Jong Un, Jenderal Kim Yong Chol juga tangan kanan dari dua pemimpin  Korut sebelumnya, Kim Il Sung dan Kim Jong Il.


Kim Jong Un mengutus Jenderal Kim Yong Chol ke Amerika Serikat untuk membicarakan rencana pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump bulan depan di Singapura.

Siapakah Kim Yong Chol?


Kim Yong Chol adalah seorang tentara yang mulai berdinas di kemiliteran pada tahun 1960.

Diyakini usianya saat ini sekitar 70 tahun dan merupakan alumni dari Universitas Militer Kim Il Sung. Ia menjadi pejabat paling senior Korea Utara yang pertama kali berkunjung kembali ke AS sejak dua dekade.

Saat Kim Jong Un bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in bulan April lalu, Jenderal Kim Yong Chol setia mendampingi.

Di tahun 1989 silam, ia juga yang dipercaya untuk delegasi Korut melakukan pembicaraan dengan Korsel.

Tak pernah sekalipun ia membangkang atau mengkhianati dua pemimpin Korut sebelumnya (yang notabene adalah kakek dan ayah dari Kim Jong Un). Tak heran jika faktor kepercayaan Kim Jong Un pada jenderal bintang empat ini memang sangat tinggi.

Sebab loyalitas seorang Kim Yong Chol sudah teruji seiring dengan berjalannya waktu.

Maka tak heran, jika saat ini Kim Jong Un mengutus Kim Yong Chol menemui pihak Amerika Serikat menjelang KTT Korut-AS di Singapura bulan Juni mendatang.

Kim Yong Chol diutus untuk bernegosisasi dan melakukan pembicaraan dengan Pemerintah AS guna mewujudkan perdamaian di Senanjung Korea.

Agenda penting pertama sedang dilaksanakannya saat ini yaitu menemui Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Manhattan, New York. [wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya