Berita

Sapi/Net

Dunia

Basmi Mycoplasma Bovis, 100 Ribu Sapi Di Selandia Baru Dibunuh

SELASA, 29 MEI 2018 | 09:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Selandia Baru mengeluarkan kebijakan mengejutkan dengan mengorbankan 100 ribu ekor sapi untuk dibunuh.

Tujuan dari pembunuhan massal sapi ini adalah untuk mencegah perkembangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycoplasma bovis.

Bakteri ini dapat mengakibatkan infeksi kelenjar susu pada sapi, pneumonia, encok, dan berbagai penyakit hewan lainnya.


Pemerintah Selandia Baru berencana menggelontorkan dana sebesar 600 juta dolar AS untuk memusnahkan semua bakteri itu dalam waktu 10 tahun.

“Ini adalah keputusan yang sulit. Tapi harus diambil guna mencegah perebakan bakteri ke seluruh ternak di Selandia Baru,” ujar Perdana Menteri Jacinda Ardern seperti diberitakan Voanews, Selasa (29/5).

Bakteri ini telah ditemukan di lebih dari 30 peternakan di Selandia Baru sejak tahun lalu. Sebagai negara pengekspor berbagai olahan susu, Selandia Baru sangat konsen dengan peternakan sapinya.

Meski menimbulkan sejumlah penyakit bagi sapi, mycoplasma bovis tidak membahayakan kesehatan manusia. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya