Berita

Dunia

Stan Indonesia Sedot Perhatian Di Pameran Dagang Pyongyang

SENIN, 28 MEI 2018 | 02:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pameran Dagang Musim Semi yang diikuti Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Pyongyang, Korea Utara, mulai tanggal 21 hingga 25 Mei menarik antusiasme masyarakat setempat maupun komunitas asing di Pyongyang.

Pameran dagang yang memamerkan produk makanan dan minuman ringan dalam kemasan, perawatan tubuh, dan aneka kerajinan tangan ini diikuti sekitar 280 peserta dari 15 negara, antara lain China, Indonesia, Iran, Italia, Jerman, Kuba, Mongolia, Rusia, Selandia Baru, Suriah, Thailand, dan tuan rumah Korea Utara.

Pameran Dagang Musim Semi yang ke-21 ini memamerkan barang-barang elektronik, alat transportasi, mesin bangunan, peralatan rumah tangga, kesehatan dan obat-obatan, tekstil, kosmetik, makanan dan minuman ringan, serta barang konsumsi lainnya.


Sekretaris Pertama pada KBRI Pyongyang Darusman Afrikoko mengatakan bahwa stan Indonesia tidak pernah sepi dari pengunjung setiap harinya.

Para pengunjung tampak ingin tahu produk yang dipamerkan di stan KBRI Pyongyang kali ini karena pada setiap pameran KBRI selalu menampilkan produk baru.

Pada pameran ini beberapa produk perawatan tubuh buatan Indonesia, yang belum beredar di pasar Korea Utara, ternyata sangat diminati para pengunjung, khususnya kaum hawa, baik warga setempat maupun ekspatriat.

“Produk tersebut antara lain sabun mandi, masker untuk perawatan wajah, dan krim untuk perawatan kulit, tangan/kaki dengan aneka aroma seperti melati, anggur, mangga, pepaya, zaitun, kunyit, dan wangi kopi,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (27/5).

Para pengunjung, sambungnya, juga menyukai makanan ringan, seperti biskuit, aneka olahan kacang, keripik singkong, dan minuman kopi instan serta minuman instan rasa buah.

Selain produk mamin dan produk perawatan tubuh, para pengunjung ternyata juga tertarik dan bahkan ingin membeli berbagai hiasan yang dipamerkan di stan KBRI, antara lain batik (selendang, kipas), kain tenun Sumatera Utara, kerajinan tangan (pahatan suku Asmat, ukiran kayu ayam/bebek), topeng Jawa (motif batik), bokor kuningan khas Jawa, dan hiasan Jaranan Banyuwangi.  

Darusman menjelaskan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada pameran kali ini stan KBRI turut menampilkan dua foto dalam ukuran besar. Foto itu adalah Abang Jakarta yang berpakaian adat Betawi dan Putri Palembang dengan busana adat Sumatera Selatan. Tujuannya, untuk mengingatkan para pengunjung bahwa Asian Games tahun ini akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, Indonesia.

Foto yang dipajang tersebut ternyata juga menggelitik keingintahuan pengunjung mengenai busana dan  asesoris yang dikenakan Abang Jakarta dan Putri Palembang.

Melihat animo pengunjung untuk membeli berbagai barang/produk yang dipamerkan di stan KBRI, Duta Besar Indonesia untuk Korea Utara, Bambang Hiendrasto, berharap para pengusaha di Korea Utara akan lebih bersemangat untuk mengimpor produk Indonesia. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya