Berita

Foto: KBRI Ukraina

Dunia

Dubes Yuddy Kenalkan Buka Puasa Ala Indonesia Di Ukraina

MINGGU, 27 MEI 2018 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Dubes Indonesia untuk Ukraina Yuddy Chrisnandi mengundang beberapa duta besar negara sahabat ke KBRI Kyiv untuk berbuka bersama pada Jumat (25/5) lalu.

Ia ingin kenalkan kepada mereka bagaimana Islam bisa berkembang di negara Indonesia yang majemuk dan juga ajak mereka berbuka puasa ‘secara Indonesia’.

Acara buka puasa yang diadakan di wisma duta KBRI Kyiv ini mengambil tema persaudaraan Islam untuk perdamaian dunia.


Duta besar yang hadir antara lain dari negara Uni Emirat Arab, Mesir, Tajikistan, Palestina, dan Lebanon. Turut hadir dalam kesempatan yang sama anggota DPR dari Fraksi Hanura yang merupakan sahabat sang dubes, Mukhtar Tompo.

Kegiatan buka bersama dengan dubes ini rutin diadakan KBRI Kyiv sebagai wujud soft diplomacy.

Pada kesempatan acara diadakan perbincangan antar duta besar yang membahas isu lintas sektor. Fokus diskusi mengetengahkan topik posisi Islam untuk perdamaian dunia.

"Kegiatan buka bersama memang rutin diadakan KBRI. Mungkin sudah berlangsung puluhan tahun. Namun kali saya membuatnya sedikit berbeda yaitu acara diadakan outdoor. Seperti garden party," kata Dubes Yuddy melalui rilis KBRI Ukraina.

"Saya ingin antar duta besar mengenal satu sama lain lebih dekat. Harapan saya pertemuan ini menjadi bentuk soft diplomasi untuk membahasa hal-hal krusial terkait isu lintas sektor,' imbuhnya.

Ia mengharapkan berkah Ramadhan tahun ini mampu menghidupkan nuansa perdamaian dunia. "Kami mulai dari buka bersama yang kekeluargaan".

Dalam perjamuan dihidangkan makanan khas Indonesia dari mulai pembuka berupa bubur candil. Makanan utama berupa gado-gado, sop buntut, nasi kuning, empal gentong, dendeng balado, ayam taliwang, telur pindang, jengkol, dan tahu. Sedang dessertnya dihidangkan ketan hitam.

Tak lupa juga dihidangkan kerupuk, abon, dan sambal sebagai pelengkap hidangan.

Acara yang dimulai pukul 20.30 berakhir pada pukul 23.00, saat menjelang salat isya. Larutnya waktu dimulai dan selesainya kegiatan buka bersama ini adalah karena lama puasa di Kyiv adalah 19 jam.

Ramah tamah selesai dengan jabat tangan persahabatan antar duta besar. Sembari diberikan bingkisan berupa krupuk dan emping melinjo kepada para tamu yang meninggalkan acara. [wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya