Berita

Foto: KBRI Rusia

Dunia

Harkitnas di Moskow Diperingati Tanam Pohon Persahabatan RI-Rusia

JUMAT, 25 MEI 2018 | 06:36 WIB | LAPORAN:

Penanaman pohon persahabatan RI-Rusia di kota Korolyov, Moskow Region menjadi momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional RI ke-110 di Rusia.

Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, bersama Direktur Sekolah Gimnasium No.18 kota Korolyov, Larisa Vladimirovna menanam pohon persahabatan tersebut di Sekolah Gimnasium No.18 pada Minggu (20/5) lalu. 

Penanaman pohon dihadiri juga oleh anggota Dewan Kota Korolyov, Ruslan Kolobatovich; Ketua Komite Bidang Pendidikan Administrasi Kota Korolyov, Irina Valeryevna; koordinator Tim Kesenian Amardi Budaya Dadi Indah (ABDI) dari Solo, Prof. Ade Saptomo dan tamu undangan lainnya.


Larisa, yang merupakan salah satu mitra Sekolah Indonesia Moskow (SIM), berharap keberadaan pohon persahabatan ini dapat lebih mempererat hubungan kedua bangsa, khususnya ikatan emosional para siswa dan segenap guru, serta orang tua siswa sekolah ini dengan Indonesia.

Sementara itu, Dubes Wahid berharap setiap kali melihat pohon ini, para siswa dan guru serta orang tua siswa akan selalu teringat dengan Indonesia.

"Pohon yang ditanam adalah pohon cemara yang tahan terhadap cuaca, bahkan di musim dingin sekalipun. Kita berharap hubungan kedua bangsa terus tumbuh dan berkembang dengan simbol penanaman pohon ini," kata Dubes Wahid usai penanaman dan penyiraman pohon.

Penanaman pohon ini adalah rangkaian dari penyelenggaraan Hari Budaya Indonesia di Rusia. Tim Kesenian ABDI dan Tim Kesenian KBRI Moskow mempersembahkan pertunjukan wayang kulit oleh dua dalang cilik, Pramariza Fadlansyah dan Rafi Ramadhan diiringi musik gamelan.

Pagelaran Budaya Indonesia juga dimeriahkan oleh penampilan dan workshop tarian daerah Indonesia.

"Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia yang memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110. Hari ini juga menjadi hari yang penting bagi kita karena untuk pertama kalinya dipentaskan wayang kulit di sebuah sekolah di Rusia," lanjut Dubes Wahid dalam sambutannya.

Budaya kedua bangsa berkolaborasi pada pagelaran tersebut.

Sebelumnya ditampilkan bebagai pertunjukan tari klasik Rusia oleh anak-anak mitra SIM. Di awal pagelaran dikumandangkan lagu kebangsaan kedua negara yang dinyanyikan oleh siswa-siswi sekolah setempat.

"Sangat mengesankan dan mengharukan ketika siswa-siswi yang merupakan warga Rusia menyanyikan lagu Indonesia Raya secara khidmat dan fasih layaknya warga Indonesia," kata dalang kondang Indonesia Ki Anom Suroto yang hadir pada acara tersebut sebagaimana rilis elektronik dari Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana yang diterima redaksi, Jumat (25/5). 

Kota Korolyov yang terletak sekitar 30 kilometer dari kota Moskow berdiri tahun 1938 dan hingga tahun 1996 bernama Kaliningrad. Korolyov merupakan salah satu kota penting di Rusia karena dikenal sebagai “ibukota” antariksa Rusia. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya