Berita

Foto: Istimewa

Dunia

Mobil Karya Mahasiswa UNY Berjaya di Korea Selatan

SENIN, 21 MEI 2018 | 22:47 WIB | LAPORAN:

Tim Mobil Garuda Indonesia dari Universitas Negeri Yogyakarta  (UNY) kembali mempertahankan gelar Best of the Best pada 'Grand Prix Hybrid Car Category' di Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan.

Acara  yang berlangsung pada 18-19 Mei ini tim mahasiswa UNY mempertahankan capaian tertinggi dalam ajang tersebut. Hal ini didapat setelah tim berhasil menduduki The 1st Rank Acceleration,  The 1st Rank Manuever/Gymkhana Overall, dan The 1st Rank Rndurance.  

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi mengapresiasi hasil yang didapat putra dan putri Indonesia tersebut.


"Saya ucapkan selamat dan bangga kepada seluruh anggota tim yang telah mengharumkan nama bangsa di Korea Selatan ini," ungkap Umar dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (21/5).

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Umar juga mengajak para peserta untuk dapat menggali dan mengembangkan lebih lanjut minat, bakat dan potensi diri dari para anggota Tim Garuda.

"Saya harap adik-adik mahasiswa tidak berhenti di sini, lanjutkanlah pendidikan kalian ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Dubes.

Dalam ajang tahunan ini Tim Mobil Garuda UNY merupakan satu-satunya tim dari Indonesia. Garuda UNY diganjar dengan predikat Grand Prix oleh Chairman of Korea Transportation Safety (TS) Prix.

Terkait dengan kemenangan kategori acceleration, Dicky Putra Kurniawan selaku racer pada ajang tersebut membuka rahasianya.  

"Permainan strategilah yang sangat berperan dalam penentuan hasil endurance. Saat akselerasi dan manuver sudah mencapai best time, kami juga harus mengejar endurance dengan menyelesaikan 15 Lap dalam waktu 22 Menit. Pada manuver ini kita butuh konsentrasi penuh dan harus benar-benar memahami track," jelas Dicky.

Agus Santoso selaku Wakil Dekan II Fakultas Teknik yang turut mendampingi selama berkompetisi turut menyampaikan apresiasinya.

Beliau juga menuturkan bahwa yang paling utama adalah kekompakan tim dan selalu berjuang hingga titik darah penghabisan.

"Kami selaku pengurus fakultas mengucapkan terima kasih karena kalian telah berjuang sampai titik penghabisan. Harapan saya, kebersamaan dan kekeluargaan tetap selalu terjalin diantara kita," ujarnya.

Kiprah Tim Mobil Garuda UNY di ajang Korsel tersebut merupakan kali keenam, setelah tahun lalu menjadi juara dengan predikat Best of the Best ISCC mengalahkan pesaing lainnya dari 17 negara.

Tim Garuda UNY sendiri merupakan kolaborasi mahasiswa UNY dari berbagai fakultas dan bidang ilmu, seperti pendidikan teknik otomotif, teknik mesin, teknik mekatronik hingga  bahasa Inggris. Selain di Korsel, sejumlah kompetisi internasional juga telah dilalui seperti Student Formula Japan di Shizuoka, Jepang dan Driver World Championship di London, Inggris.

International Student Car Competition 2018 diselenggarakan oleh Korea Automobile Testing & Research Institute, Korea TS Authority, Korea Selatan.

Kompetisi internasional ini diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan untuk membantu mahasiswa dalam mencapai tingkat tertinggi dalam keselamatan kendaraan, memahami teknologi dan desain serta mengembangkan semangat kerja tim dan semangat berkompetisi. Kompetisi sendiri diselenggarakan dalam dua kategori, yaitu mobil bermesin listrik dan mobil hybrid. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya