Berita

M Iqbal/Net

Pertahanan

Polri Tantang Pihak Yang Mengatakan Aksi Teror Adalah Rekayasa

SENIN, 21 MEI 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri menyatakan ketidaknyamanannya jika ada pihak ataupun orang yang mengatakan bahwa aksi teror merupakan rekayasa.

Bahkan, Polri menantang kepada pihak yang menuding untuk menunjukan bukti-bukti.

“Polri tidak nyaman dengan cap rekayasa, Siapapun yang menyebutkan rekayasa kami tunggu bukti,” Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/5).


Jika memang serangkaian aksi teror yang terjadi di Indonesia merupakan rekayasa, kata Iqbal, sekelas sutradara Hollywood yang  paling canggih sekalipun belum tentu bisa merekayasa bom bunuh diri di tiga gereja Surabya, ataupun aksi penyerangan Mapolda Riau.

Iqbal menambahkan, saat ini pihaknya telah menahan beberapa orang lantaran mengaitkan serangkaian aksi teror yang terjadi, merupakan suatu rekayasa yang dilakukan oleh pihak-pihak untuk kepentingan tertentu.

“Beberapa sudah ditangkap yang terbukti secara hukum memposting berita bohong dan ujaran kebencian sudah diproses, ini pelajaran,” tegas Iqbal. [fiq]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya