Berita

Trump-Xi Jinping/Net

Dunia

AS-China Sepakat Batalkan Tarif Bea Impor Tinggi

SENIN, 21 MEI 2018 | 11:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengenaan tarif bea impor tinggi atas barang yang masuk dari China dibatalkan oleh Amerika Serikat. Hal serupa juga dilakukan oleh pemerintah China.

Pembatalan itu dilakukan setelah China sepakat akan membeli lebih banyak barang buatan Amerika untuk mengurangi defisit perdagangan yang sangat besar dengan negara itu.

Pada Sabtu (19/5) lalu, elit pemerintah China dan Amerika Serikat terlibat pembicaraan konstruktif mengenai perdagangan di Washington.


Konsultasi dagang yang merupakan arahan dari Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Steven T. Mnuchin , Sekretaris Perdagangan Wilbur L. Ross, dan Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat Robert E. Lighthizer. Sementara delegasi China diwakili oleh Wakil Perdana Menteri Dewan Negara Liu He.

Konsultasi ini menghasilkan konsensus tentang pengambilan langkah-langkah efektif untuk secara substansial mengurangi defisit perdagangan barang AS dengan China. (Baca: Demi Ekonomi Dan Lapangan Kerja, AS Perbaiki Hubungan Dagang Dengan China)

“Kedua negara besar itu telah membuat kemajuan berarti dan sepakat menjalankan cara-cara baru untuk menyelesaikan sengketa perdagangan. Karena itu, kami kini sepakat untuk menghentikan pelaksanaan bea impor itu, sambil mengusahakan cara-cara baru tadi,” ujar Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dalam pidatonya di Fox News, Senin (21/5).

Senada dengan itu, Wakil Perdana Menteri Liu He mengatakan bahwa kedua pihak mencapai konsensus dan tidak akan terlibat dalam perang dagang.

“Tidak akan menaikkan tarif bea impor barang buatan masing-masing negara,” tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya