Berita

Fatima Othman/Net

Dunia

Crazy World

Pengemis Meninggal Sebagai Jutawan

SENIN, 21 MEI 2018 | 10:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Fatima Othman (52) meng­umpulkan duit di jalanan Bei­rut, Lebanon. Dia ditemukan meninggal dunia di sebuah mobil yang sengaja ditinggal pemiliknya di Distrik Barbir.

Polisi menilai kematian­nya wajar. Namun, mereka terkejut saat membuka dua tas yang ditemukan di dekat jasad pengemis tersebut.

Di dalamnya ternyata ada uang senilai 5 juta Lebanon Pound (LBP) atau sekitar Rp 46,6 juta.


Tak hanya itu, perempuan dengan disabilitas itu ternyata punya tabungan dengan nilai fantastis, yakni 1,7 miliar LBP atau setara Rp 15,6 miliar.

Simpanan uang dalam jumlah besar tersebut terkuak setelah polisi menemukan buku tabun­gannya di sebuah bank lokal.

Juru bicara Internal Secu­rity Forces Lebanon, Brigadir Jenderal Joseph Musallem mengatakan, Fatima Oth­man meninggal dunia akibat serangan jantung. Tak ada hal mencurigakan ditemukan terkait kematiannya itu.

"Namun, menemukan ke­beradaan uang itu, juga buku tabungannya, adalah kejutan be­sar," katanya dilansir Arab News.

Fatima Othman tak bisa menggunakan kedua tangan dan kakinya. Dia terkenal saat fotonya yang sedang diberi minum dari botol air oleh se­orang tertara Lebanon viral.

Tentara itu mendapatkan pujian dari komandannya karena dianggap telah menun­jukkan "belas kasih dan kema­nusiaan", membantu seorang perempuan yang tak punya tangan dan kaki.

Pasca-temuan uang terse­but, polisi melacak keluarga Fatimah Othman hingga ke kota Ain Al-Zahab di Akkar, Lebanon Utara. Mereka ke­mudian menguburkan jasad almarhumah. Saat diberi tahu soal keberadaan uang dan tabungan dalam jumlah besar itu, mereka juga kaget dibuat­nya. Tak ada yang mengira, pengemis itu meninggal dunia sebagai jutawan. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya