Berita

Ahmad Muzani

Pertahanan

Muzani: Presiden Bisa Menilai Sendiri Kinerja Kepala BIN

RABU, 16 MEI 2018 | 16:08 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Presiden Joko Widodo dapat mereposisi pejabat tinggi di bidang keamanan dalam waktu segera jika dianggap tidak memuaskan dalam kinerja.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi kelalaian intelijen mengantisipasi rentetan teror bom bunuh diri dan serangan terhadap markas kepolisian di Indonesia.

"Presiden bisa melakukan evaluasi maupun reposisi setiap saat, sebab itu memang wilayah subjektifnya presiden," ujar Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).


Desakan untuk reposisi para pejabat keamanan terutama di ranah intelijen disuarakan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menyusul tiga serangan bom bunuh diri atas gereja di Surabaya, Jawa Timur. Suara kerasnya diikuti oleh para pejabat teras Partai Nasdem yang menyorot kelalaian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Sementara Muzani enggan banyak berkomentar ketika ditanya soal penilaiannya atas kinerja BIN maupun jajaran petinggi keamanan yang lain. Ia tidak mau mendesak presiden untuk melakukan penggantian dalam waktu dekat karena presiden mempunyai pandangan tersendiri.

"Presiden sebagai pemegang kendali pemerintahan tentu memiliki kewenangan tersebut. Silakan presiden menilai sendiri, untuk persoalan kali ini saya serahkan kepada presiden saja," ujar Sekjen Partai Gerindra itu. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya