Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon Wanti-wanti Dana Deradikalisasi Dipakai Untuk Kepentingan Politik

SENIN, 14 MEI 2018 | 14:49 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Wakil Ketua DPR Fadli Zon protes terkait program deradikalisasi yang dilakukan pemerintah. Menurutnya program tersebut kurang transparan meskipun anggarannya kerap dinaikkan tiap tahun.

"Itu (program deradikalisasi) harus transparan," ujar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/5).

Jelas politisi Partai Gerindra ini, anggaran yang berlebih untuk lembaga-lembaga terkait untuk itu sangat dibutuhkan akses yang transparan untuk melihat keberhasilannya.


"Sekarang itu anggaran untuk BIN itu cukup tinggi, kalau tidak salah naik dari Rp 2 triliun jadi Rp 10 triliun, kemudian anggaran untuk penanganan terorisme juga jumlahnya triliunan. Nanti harus dicek angka pastinya, jadi angkanya cukup besar kok, berlebih-lebih," paparnya.

Fadli mengimbau agar anggaran sebanyak itu tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain.

"Jadi harus jelas, transparan untuk apa yang dimaksud dengan deradikalisasi itu, jangan sampai dana deradikalisasi ini dipakai untuk kepentingan lain. Kepentingan politik atau yang lainnya,"  tambahnya.

Fadli juga mengaitkan program tersebut dengan jargon Revolusi Mental yang menjadi andalan Presiden Joko Widodo selama ini.

"Begitu pula dengan Revolusi Mental ini sudah sejauh mana, ada kaitannya tidak? Jangan hanya jargon saja," pungkasnya. [rus]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya