Uu Ruzhanul Ulum mendukung pemekaran Subang Utara. Calon wakil Gubernur Jawa Barat itu merasa pemekaran wilayah bisa memaksimalkan pemerataan pembangunan.
Menurutnya, sudah sepantasnya Jabar dimekarkan kembali dalam beberapa wilayah. Mengingat, saat ini Jabar hanya memiliki 27 kabupaten dan kota, dengan jumlah penduduk mendekati 40 juta jiwa, terbanyak di Indonesian.
"Tujuan pemekaran wilayah ini adalah untuk memaksimalkan fungsi pelayanan yang memadai dan pemerataan pembangunan," kata peraih Satyalencana 2016 dari Presiden Joko Widodo ini dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Kamis (10/5).
Kang Uu menjelaskan, dia bersama pasangannya Ridwan Kamil juga memasukan program pemekaran wilayah, termasuk Subang Utara.
Pemekaran wilayah, kata dia lagi, memerlukan sinergisitas antara pemerintah daerah dan Dewan, untuk kemudian meminta persetujuan dari pemerintah pusat.
Ada beberapa wilayah di Jawa Barat yang didukung Rindu untuk dimekarkan. Diantaranya adalah, Cianjur selatan, Sukabumi selatan, Kabupaten Bandung Timur, Tasikmalaya selatan, Bogor selatan, dan Subang Utara.
Kang Uu menjelaskan, dulu Kabupaten Tasikmalaya hanya satu wilayah, namun setelah dimekarkan menjadi kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
"Setelah dimekarkan, kedua wilayah tersebut maju pesat, jadi saya harap Subang pun demikian, dapat maju lebih pesat setelah dimekarkan," tandasnya.
Kemarin, Uu mendengarkan aspirasi masyarakat Subang Utara mengenai pemekaran wilayah. Tuntutan pemekaran wilayah terjadi karena beberapa sebab. Mulai dari kesulitan menjangkau akses pelayanan publik, warganya termarjinalkan, hingga pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana di desa pelosok terabaikan.
Kepada Kang Uu, Dadang Junaedi, tokoh masyarakat Pantura, Subang curhat soal pentingnya pemekaran dalam acara deklarasi pemekaran Subang Utara di lapangan Desa kebondanas ciasem, Kabupaten Subang. Pernyataannya juga didengar oleh ribuan masyarakat yang datang dari berbagai pelosok pantai utara, Subang.
[sam]