Berita

Mahathir Mohamad saat memberikan kuliah umum di UBK, Jakarta, 2016/RMOL

Dunia

Kelihaian Politik Mahathir Mohamad Tidak Pudar Di Usia Senja

KAMIS, 10 MEI 2018 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gabungan oposisi Malaysia pimpinan mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad berhasil menang dalam Pemilu Malaysia 2018.

Berdasarkan hasil resmi yang dirilis KPU Malaysia, aliansi oposisi Pakatan Harapan dan satu partai di Sabah meraih 115 kursi parlemen. Angka ini telah melewati ambang batas mayoritas sebesar 112 kursi.

Dengan kata lain, oposisi berhak membentuk pemerintahan dan Mahatir Mohamad akan menjabat sebagai perdana menteri di usia 92 tahun.


"Kemenangan Mahatir mencetak rekor, menjadi PM tertua di dunia," ujar Direktur Eksekutif Local Governance Strategic Studies (LOGOSS) Gde Siriana dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Kamis (10/5).

Kemenangan ini, sambungnya, cukup fantastis karena Mahatir menang telak atas petahana Najib Razak, dengan Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang baru dibentuknya dua tahun. Ini membuktikan kelihaian Mahatir tidak pudar di usia senja.

Gde juga memuji keberanian Mahathir menjual tema korupsi yang dilakukan incumbent menjadi kekuatan utama. Selain itu, Mahatir juga memiliki kemampuan merangkul mantan musuh, Anwar Ibrahim, yang berujung pada persatuan oposisi melalui deal mengangkat Azizah istri Anwar Ibrahim sebagai wakil PM.

"Publik Malaysia masih percaya kepada Mahathir, yang berjanji hanya menduduki posisi dua tahun saja untuk dilanjutkan Azizah sebagai PM," tukasnya.

Kemenangan Mahathir, sambungnya, bisa jadi akan menular ke Pilpres Indonesia. Setidaknya menjadi inspirasi bagi kandidat capres yang akan melawan incumbent.

"Dalam hal ini, kandidat berusia tua masih mampu mengalahkan incumbent," tukasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya