Berita

Mahathir Mohamad bersama pendiri Universitas Bung Karno (UBK) Rachmawati Soekarnoputri saat menandatangani MOU, 2016/RMOL

Dunia

Setelah Dilantik Sebagai Perdana Menteri, Mahathir Akan Bebaskan Anwar Ibrahim

KAMIS, 10 MEI 2018 | 02:41 WIB | LAPORAN:

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad akhirnya benar-benar kembali memimpin negara itu setelah Pakatan Harapan yang dipimpinnya memenangkan pemilihan umum.

Dalam keterangan yang disampaikan beberapa saat lalu, Mahathir mengatakan dirinya akan membentuk pemerintahan baru di Malaysia setelah kemenangan bersejarah ini.

Selanjutnya, Mahathir akan mengampuni kesalahan Anwar Ibrahim yang sampai kini masih berada di penjara.


Anwar adalah mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia di era Mahathir. Anwar Ibrahim dipenjara karena tuduhan perbuatan asusila. Belakangan, setelah meninggalkan Barisan Nasional, Mahathir bersekutu dengan Anwar Ibrahim.

Koalisi keduanya inilah yang memungkinkan Pakatan Harapan memperoleh kemenangan.

Pakatan Harapan memperoleh kemenangan di enam wilayah kunci di Malaysia, yakni Penang, Selangor, Melaka, Negeri Sembilan, Johor dan Kedah.

"Jadi praktis seluruh semenanjung sudah dimenangkan oleh Pakatan Harapan," kata Mahathir dalam jumpa pers sebeleumnya, Rabu malam (9/5).

"Kami percaya bahwa dari penghitungan resmi kami bahwa mereka tertinggal jauh di belakang. Kemungkinannya adalah mereka tidak akan membentuk pemerintah," kata Mahathir lagi. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya