Berita

Mufida Kalla/Net

Nusantara

Lestarikan Songket Lintau, Sekolah Pelatihan Tenun Dibangun Di Sumbar

RABU, 09 MEI 2018 | 11:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dalam rangka melestarikan tenun songket, Sinarmas membangun Sekolah Pelatihan Tenun Kriya Minang di Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo Utara, Sumatera Barat.

Sekolah ini diresmikan oleh Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, kemarin, Selasa (8/5). Turut dihadiri juga oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin menjelaskan bahwa pembangunan sekolah ini bukan hanya untuk melestarikan tenun songket khas Lintau semata, tapi juga untuk mendukung kemunculan inovasi baru dari produk tenun tersebut. Selain itu, juga untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.


“Tidak saja menjaga kelestarian produk khas negeri kita, tapi juga mampu menjadi penggerak perekonomian setempat, melalui produk kriya bernilai tambah,” katanya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (9/5)

Sekolah Pelatihan Tenun Kriya Minang ini berdiri di tanah seluas 11.710 meter persegi. Sentra tenun ini terdiri atas gedung produksi dan rusunawa ini memiliki potensi untuk pengembangan lebih lanjut.

Pada tahun 2016, Sinarmas melalui Asuransi Sinarmas juga telah menginisiasi pembangunan Rumah Kreatif, yang menjadi wahana pendidikan alternatif dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Rumah Kreatif ini mengembangkan tenun ikat khas menggunakan bahan pewarna organik yang limbahnya dapat di daur ulang.

"Pendekatan di Sumatera Utara membuat para perajin setempat mendapatkan nilai tambah dari produk yang selama ini mereka hasilkan, yakni tekstil tradisional yang ramah lingkungan," tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya