Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Anies Baswedan: Pergub 141/2014 Tidak Adil!

SELASA, 08 MEI 2018 | 11:37 WIB | LAPORAN:

Diskon atau potongan 50 persen Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak berkeadilan. Sebab, diskon itu hanya berdampak pada pengelola lapangan golf yang taraf hidupnya sudah berkecukupan.

Begitu kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi rencana mencabut Pergub 141/2014 tentang Pemberian Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan Atas Lapangan Golf.

"Pergub 141 tahun 2014 itu memberikan potongan PBB atas lapangan golf. Dan ini yang kita rasakan sebagai suatu yang tidak adil di Jakarta," ujar Anies di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (8/5).


Anies mengungkapkan bahwa pergub yang sudah berlangsung selama 4 tahun ini akan segera dihapus. Alasannya, demi menegakkan aturan dan menjunjung tinggi keadilan, terutama untuk rakyat. Apalagi, yang menerima untung dari potongan itu hanya pengelola.

Selain masalah keadilan, Anies juga menyinggung latar belakang pemberian potongan PBB itu. Saat itu, potongan PBB diberikan karena lapangan golf dianggap sebagai bagian ruang terbuka hijau (RTH).

"Alasannya kemarin disebutkan bahwa ini adalah ruang terbuka hijau menyerap air. Padahal lapangan golf itu justru membutuhkan air banyak sekali karena untuk menyirami rumputnya, mengelola rumputnya. Itu beda dengan RTH biasa yang tidak perlu disirami terus menerus," tutup Anies. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya