Berita

Amien Rais/Net

Politik

Kritik Keras Sri Bintang Ke Amien Rais Tidak Tepat

SELASA, 08 MEI 2018 | 08:42 WIB | LAPORAN:

. Kritik keras yang disampaikan mantan tahanan politik Orde Baru Sri Bintang Pamungkas terhadap Amien Rais sebagai "pengkhianat reformasi" sebagai sesuatu yang keliru.

"Kritik Sri Bintang ke Pak Amien sangat tidak tepat," kata Ketua Umum Komunitas Pemuda Madani Furqan Jurdi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/5).

Furqan mengaku sangat menyayangkan pernyataan Sri Bintang itu, sebab pada kenyataannya, Amien Rais bukanlah seorang penjual aset milik negara.


"Tidak pernah bekompromi dengan penjajah, tidak pernah ingin mengubah atau membuat makar pada negara. Hanya karena amandemen UUD 1945, Pak Amien dianggap sebagai pengkhianat, salah tempat," ujarnya.

"Bukan berniat mendahului mereka yang ikut dan tahu sejarah itu, saya membaca bahwa ketika reformasi itu bergolak, tuntutannya adalah lengserkan Pak Harto dan amandemen UUD 1945. Karena pada waktu itu disebutkan, tidak ada reformasi tanpa amandemen UUD," lanjut Furqan menambahkan.

Baca: Sri Bintang: Amien Rais Itu Pengkhianat

Maka, kalau dilihat dari hal itu, lanjutnya, kritik Sri Bintang sangat tidak tepat. Karena amandemen UUD yang bukan saja Amien Rais yang ikut terlibat sebagai ketua MPR, namun semua anggota MPR pada waktu itu ikut serta.

"Jadi kalau dikatakan karena amandemen UUD Pak Amien dikatakan sebagai pengkhianat, maka seluruh yang setuju dengan amandemen itu adalah pengkhianat semua," pungkas Furqan. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya