Berita

Hasto Wardoyo/Net

Nusantara

Bupati Kulonprogo: Relokasi Warga Junjung Tinggi Aspek Humanis

SENIN, 07 MEI 2018 | 19:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh aspek humanis harus dikedepankan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan Angkasa Pura 1 dalam merelokasi warga yang tinggal di kawasan proyek Bandara Kulonprogo, Yogyakarta.

Hal sebagaimana ditegaskan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat memberikan arahan kepada sekitar 250 orang relawan yang terdiri dari Satpol PP, Tagana, dan BPBD di Aula Adikarto, Senin (7/5).

"Semuanya harus humanis, tidak boleh ada yang kasar, berikan penjelasan," tutur Hasto di Aula Adikarto, Senin (7/5).


Hasto menjelaskan bahwa kehadirin bandara ini ditujukan untuk membantu masyarakat di Kulonprogo. Sehingga, proses yang dilakukan tidak boleh dengan kekerasan atau tindakan yang menyakiti warga.

“Kehadiran kita di sana adalah untuk membantu mereka," pesannya.

Sementara itu Direktur Utama PT Angkasa Pura 1, Faik Fahmi menjelaskan bahwa pihaknya berencana untuk melakukan relokasi terhadap warga yang masih tersisa di wilayah Bandara Kulon Progo dalam waktu dekat. Saat ini, masih ada 37 kepala keluarga yang masih bertahan.

Diharapkan dari pembangunan ini bisa memberikan efek yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di Yogyakarta selatan.

"Nantinya, bandara baru ini dapat didarati oleh pesawat pesawat yang jauh lebih besar dengan kapasitas penumpang yang juga lebih banyak. Secara otomatis, jumlah wisatawan ke Yogyakarta pun diharapkan dapat meningkat," tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya