Berita

Foto/Net

Nusantara

Dua Hari Terakhir Markas Gerindra Jateng Disambangi Brimob Bersenjata Lengkap

MINGGU, 06 MEI 2018 | 05:24 WIB | LAPORAN:

Dalam dua hari belakangan markas Partai Gerindra di Jawa Tengah didatangi sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap.

Jumat (4/5) Kantor DPC Gerindra Kota Semarang jadi sasaran, di hari berikutnya Sabtu (5/5) giliran Kantor DPD Gerindra di Jalan Kanguru Raya Semarang diperlakukan sama.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro mengatakan pihaknya tidak alergi dengan kehadiran aparat di kantornya. Sebab selama ini pihaknya beberapa kali menerima tamu dari kepolisian.


Bahkan setiap ada kegiatan yang mengundang massa Partai Gerindra pihaknya selalu melapor ke polisi baik dari tingkat Polsek hingga Polda Jateng.

Namun kedatangan polisi bersenjata laras panjang secara tiba-tiba dalam dua hari terakhir mengesankan ada masalah di partainya.

Kalaupun hal teraebut sebatas pengamanan jelang Pilkada Jateng, Anggota Komisi A DPRD Jateng ini mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan pengamanan.

"Seperti memburu teroris saja," ungkap Sriyanto melalui surat ekektronik kepada Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (5/5).

Menurut Sriyanto cara tersebut justru mengesankan ada suasana mencekam jelang pilgub Jateng, yang selama ini kondusif alias adem ayem. Ia pun meminta aparat profesional dan tidak menjadi alat politik pihak-pihak tertentu.

"Ini over acting, pertanyaannya apakah semua kantor partai diperlakukan sama? Kalaupun iya menurut saya cara tersebut tidak tepat," pungkasnya. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya