Berita

Foto: ist

Nusantara

PBB Gandeng BAZNAS Bantu Palestina

MINGGU, 06 MEI 2018 | 04:07 WIB | LAPORAN:

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu kebutuhan 2,2 juta pengungsi Palestina yang bermukim di Yordania.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Agensi Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina atau The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) dengan delegasi BAZNAS di Amman, Yordania, Rabu (3/5).

Deputi BAZNAS, Arifin Purwakananta menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya masyarakat Indonesia begitu peduli dengan Palestina. Mereka memberikan hati dan hartanya untuk rakyat Palestina.


"BAZNAS tengah menyiapkan program pendidikan dan kesehatan bagi pengungsi Palestina. Selain itu, bantuan juga disiapkan kepada para pengungsi  untuk mendukung ibadah Ramadhan," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Sabtu (5/5).

Delegasi BAZNAS juga langsung menemui para pengungsi Palestina dan berkunjung ke klinik UNRWA di pinggiran Kota Amman Yordania Kamis (3/5) waktu setempat.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar RI utk Yordania, Andi Rahmianto juga mendukung BAZNAS dalam membantu pengungsi Palestina.

Selain berkunjung ke kantor UNRWA dan lokasi pengungsian, BAZNAS juga berkunjung ke Kantor Pusat Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), sebuah lembaga filantropi milik sebuah keluarga di Yordania.

Dari pertemuan tersebut diharapkan untuk membuka peluang kerjasama dengan BAZNAS dalam berbagai bidang bantuan kemanusiaan.

Di kesempatan yang sama Director of UNRWA Operations Jordan, Roger Davies berharap BAZNAS dapat menjalin kerjasama dengan UNRWA untuk membantu pengungsi.

"Anggaran UNRWA telah berkurang sangat jauh dari tahun sebelumnya karena berbagai isu, sedangkan kebutuhan pengungsi sangat besar," katanya

Davies menambahkan para pengungsi di Palestina masih membutuhkan bantuan seperti kesehatan, pendidikan keahlian serta microfinance.

Menjelang Bulan Ramadhan seperti saat ini juga membuat kebutuhan para pengungsi meningkat.

"Kami berharap BAZNAS dapat membantu kebutuhan pengungsi Palestina di Yordania yang saat ini jumlahnya mencapai 2,2 juta jiwa," tutup Davies. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya