Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Warga Taman Kota Tuntut Janji Anies-Sandi

JUMAT, 04 MEI 2018 | 19:23 WIB | LAPORAN:

Puluhan warga dari Taman Kota, Jakarta Barat datang menuntut janji Anies-Sandi untuk tidak menggusur pemukiman mereka pasca kebakaran.

Sekitar 70 orang sudah termasuk ibu-ibu dan anak-anak kumpul di selasar 'JakBistro' balaikota DKI Jakarta, Jumat sore (4/5). Sebelumnya, mereka sudah masuk ke gedung DPRD DKI tapi tidak ditemui oleh pimpinan dewan.

"Korban kebakaran di Taman Kota dan kemudian akan digusur oleh pemerintah. Dengan bahasanya relokasi menuju ke rusunawa Rawa Buaya. Kan ini bertentangan dengan apa yang disampaikan oleh pak Anies. Pak Anies sebelumnya sudah ke Taman Kota dan beliau mengatakan tidak akan ada penggusuran di Taman Kota," ujar Ketua Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Alkausart yang mendampingi para korban.


Menurut dia, warga merasa dibohongi oleh pihak Pemprov DKI lantaran surat keputusan relokasi ke Rawa Buaya begitu cepat dikeluarkan.

"Warga Taman Kota itu juga sudah membangun rumah kembali dari puing-puing kebakaran itu. Tapi seiring membangun keluarlah Surat Peringatan. Sp 2 keluar dan dinilai cukup cepat. Sebelumnya, Sp 1 per tanggal 25 april, sp 2 per 2 mei, besok sp 3," Alkausart.

Oleh karena itu, tambahnya, warga menginginkan kejelasan hukum dari status tempat tinggal mereka.

"Kebanyakan dari mereka masih ingin bertempat tinggal di Taman Kota dan tidak ingin relokasi ke Rawa Buaya," demikian Alkautsart. [sam] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya