Berita

Foto: Ist

Nusantara

PILKADA JABAR 2018

Kang Uu: Pendidikan Kunci Atasi Permasalahan Sosial

Dorong Perguruan Tinggi Buka Kampus Di Daerah
KAMIS, 03 MEI 2018 | 17:59 WIB | LAPORAN:

Uu Ruzhanul Ulum siap melakukan pemerataan pendidikan di Jawa Barat. Salah satunya, mendorong perguruan tinggi di daerah.

"Kita dorong perguruan tinggi khususnya negeri membuka cabang di daerah sehingga anak anak di daerah tidak perlu repot pergi ke kota besar untuk mengenyam bangku kuliah," jelas Calon Wakil Gubernur Jawa Barat itu usai acara Uji Publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yang digelar Fisip Unpad, Kamis (3/5).

Kang Uu menjelaskan, supaya universitas besar seperti Unpad dan ITB mau membuka cabang, pemerintah provinsi akan membantu dengan cara menyediakan lahan.


Selain itu, Kang Uu juga berjanji akan mengalokasikan dana beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu namun punya prestasi.

"Dengan adanya perguruan tinggi di daerah maka biaya pendidikan menjadi lebih ringan," katanya.

Pendidikan, jelas Kang Uu, bisa menjadi kunci menyelesaikan permasalahan sosial di Jabar. Pendidikan juga dapat mengubah nasib seorang individu bahkan sebuah bangsa.

Karena itu, pemerintah harus memberikan peluang yang sama kepada seluruh anak bangsa mengenyam pendidikan. Jangan sampai hanya orang kaya atau yang dekat dengan kekuasaan yang bisa menikmatinya.

"Pendidikan sangat penting, bisa mengubah paradigma cita-cita bahkan ekonomi seseorang," jelasnya.

Lebih lanjut dia berharap pemerataan pendidikan akan mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerah. Banyak anak-anak desa pintar dan cerdas namun terhambat akibat akses minim ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain pendidikan formal yang bersifat duniawi, Kang Uu juga mendorong pendidikan ukhrowi. Hal ini sangat penting agar generasi pintar punya dasar akhlak kuat.

"Selain pintar, akan kita bekali generasi penerus dengan keimanan dan ketakwaan," katanya.

Uji publik ini sejatinya mengundang 4 paslon gubernur dan wakil gubernur Jabar. Namun hanya paslon nomor urut 1 yang hadir, diwakili oleh Kang Uu. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya