Berita

Foto:Net

Nusantara

Bogor Berkeadaban Tercermin Dari Sungkeman Ade Yasin

KAMIS, 03 MEI 2018 | 01:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komitmen pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut 2 Ade Yasin-Iwan Setiawan untuk membuat Bogor lebih beradab dibuktikan dengan menggelar kegiatan Sungkeman menjelang Ramadan.

Masyarakat terharu saat prosesi sungkeman dan cuci kaki ibunda sang Calon Bupati Bogor yang diikuti oleh 200 masyarakat lainnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Karnaval Pancakarsa.

Karnaval Pancakarsa yang digelar di Kecamatan Dramaga, Bogor beberapa waktu lalu merupakan kemasan lain dari Kegiatan Festival Panca Karsa yang menjadi agenda rutin kampanye Ade Yasin-Iwan Setiawan dan menjadi model kampanye fun pertama di Indonesia. Selain tematik, pengemasannya juga menarik sehingga memberikan nuansa berbeda bagi masyarakat.


Ade Yasin saat diminta tanggapannya mengatakan bahwa visi Bogor Berkeadaban tercermin dalam Karnaval Pancakarsa tepatnya pas acara sungkeman.

"Kita bisa melihat bagaimana acara ini berjalan, saya melakukan sungkem kepada ibu tercinta sebagai bukti bahwa saya masih sangat butuh doa restu dari ibu, semoga apa yang saya ikhtiarkan untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Bogor bisa mendapatkan kemudahan dan ridho Allah SWT. Ini sebagai salah satu pengejawantahan dari visi Bogor Berkeadaban," paparnya dalam keterangan tertulis, Rabu (2/5).

Dalam kesempatan yang sama saat ditemui oleh awak media, Sekretaris Presidium Tim Pemenangan Pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan, Saepudin Muhtar yang juga sebagai salah satu penggagas Festival Pancakarsa mengungkapkan, bahwa kegiatan Karnaval Pancakarsa dan Sungkeman menjelang Ramadhan merupakan tekad bulat paslon nomor urut 2 untuk membuat Bogor lebih beradab.
 
"Kami ingin mewujudkan Bogor Berkeadaban yang dicontohkan langsung oleh Ade Yasin saat melakukan sungkeman kepada ibunya, hal ini menggambarkan bahwa pemimpin harus menjadi contoh bagi masyarakatnya," ungkap Gus Udin sapaan akrabnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya