Berita

Foto: Ist

Nusantara

PILKADA JABAR 2018

Industri Kreatif Bisa Dikembangkan Jadi Pariwisata

RABU, 02 MEI 2018 | 19:15 WIB | LAPORAN:

Uu Ruzhanul Ulum mendorong industri kreatif tak hanya menjadi pusat produksi, melainkan berkembang menjadi pariwisata.

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 ini menjelaskan, ada banyak potensi industri kreatif yang hanya berpaku pada produksi. Padahal, jika hanya mengandalkan pada satu sektor usaha, penghasilan yang didapatkan tidak terlalu besar.

"Industri kreatif itu bisa juga dikembangkan menjadi industri pariwisata, selain sebagai pusat produksi bisa juga menjadi wisata edukasi," jelas Uu ketika mengunjungi sentra pembuatan kerajinan keramik di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Rabu (2/5).


Di Garut, kata Uu, terdapat sentra dodol yang di samping menjadi tempat produksi, juga digunakan untuk pariwisata. Hal tersebut, kata dia, bisa juga diterapkan di sentra pembuatan keramik Plered.

"Saya sendiri senang bisa melihat proses pembuatan keramik atau gerabah, tempat produksi industri kreatif seperti ini merupakan peluang dijadikan tempat pariwisata," kata pasangan Ridwan Kamil ini.

Kang Uu menjelaskan, dengan cara seperti itu, maka perajin-perajin atau sentra kerajinan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari penjualan produk saja, melainkan ada tambahan dari jasa pariwisata.

Menurutnya, ada beberapa manfaat yang bisa diambil dari pengembangan industri kreatif ke pariwisata, seperti edukasi kepada masyarakat bagaimana proses pembuatan sebuah barang, juga akan membantu pemasaran barang.

"Kalau orang berwisata ke sentra industri kreatif, pasti banyak yang membeli produknya. Pemerintah juga bisa mendorong untuk melakukan promosi ke wilayah yang lebih luas," jelas Kang Uu.

Terakhir, Kang Uu juga berjanji jika dirinya terpilih maka pihaknya akan terus mendorong industri kratif dan UMKM untuk terus berkembang. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya