Berita

Setya Novanto/RMOL

Hukum

KPK Buka Kemungkinan Tersangka Baru KTP-El

SENIN, 23 APRIL 2018 | 15:26 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup membuka peluang menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

Untuk itu, KPK akan mendalami fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

"Kami kan selalu mengikuti proses itu dari fakta yang terungkap di pengadilan, kemudian kerja dari temen-temen baik penyidikan maupun penuntutan. Kalau memang ada yang harus ditindaklanjuti, ya ditindaklanjuti," ujar Ketua KPK, Agus Rahardjo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (23/4).


Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa pengusutan kasus KTP-el tidak akan berhenti saja di mantan Ketua DPR, Setya Novanto.

"Bukan hanya di DPR ya, kan ada cluster nya pemerintah, ada clusternya pengusaha, ada cluster DPR. Ya nanti kami dalami, kita lihat apakah memang ada yang perlu kami tindak lanjuti," lanjutnya.

Namun demikian, Agus belum bisa membocorkan 'cluster' mana yang akan segera ditindaklanjuti terkait korupsi KTP-el yang diperkirakan merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.

"Belum tahu saya, saya akan ketemu dulu dengan selalu ada laporan pengembangan penyidikan, laporan pengembangan penuntutan. Itu yang selalu menjadi dasar kami untuk bertindak lebih jauh," tukasnya.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya