Berita

Hukum

Rachmawati: Ahok Saja Yang Hina Islam Secara Spontan Dihukum

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 20:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepolisian diminta untuk serius menangani kasus dugaan menista agama Islam yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri.

"Saya minta Bareskrim untuk tuntaskan ini," kata Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (20/4).

Penghinaan agama diduga dilakukan Sukmawati di JCC Senayan saat acara peringatan 29 tahun Anne Avantie Berkarya. Soekma membaca puisi karyanya sendiri berjudul "Ibu Indonesia". Dalam puisinya Rachma menghina syariat Islam, adzan, dan cadar.


Rachma menilai penghinaan yang dilakukan adiknya lebih berat ketimbang sangkaan yang dituduhkan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Kalau Ahok kan spontanitas, tapi kalau sudah tertulis di puisi sudah pasti itu terencana," ungkap dia.

Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno itu berharap hukum harus ditegakan. Dia mempertanyakan jika Sukma tidak diproses sementara Ahok saja yang melakukan penistaan secara spontanitas dijatuhi hukuman.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya