Berita

Foto: Net

Politik

Pengadaan Laptop Untuk UNBK Di Ende Kurang

SELASA, 17 APRIL 2018 | 04:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno memantau langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tinjauan langsung itu dilakukan Anwar terhadap sejumlah sekolah di Kabupaten Ende, NTT pada Kamis (12/4) lalu. Ia datang bersama rombongan UPT Dinas Pendidikan NTT Wilayah 8 (Ende, Nagekeo, Ngada) dan sejumlah anggota DPRD NTT.

Pria yang akrab disapa APG itu mengatakan, sebagai mitra pemerintah, pihaknya ingin melihat langsung kondisi pelaksanaan UNBK, terutama sarana dan prasarana sekolah sebagai penunjang UNBK.


"Sejumlah sekolah yang dipantau itu di antaranya, SMAK Syuradikara Ende, SMA Negeri 1 Ende, SMA Muhammadiyah Ende dan SMAK Frateran Ndao," ujar Anwar, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (16/4).

Berdasarkan hasil pemantauan, katanya, ditemukan berbagai hal dalam pelaksanaan UNBK seperti pihak sekolah yang hanya menyiapkan server, sementara sarana penunjang seperti laptop dibawa sendiri oleh peserta UNBK.

"Dari sekolah yang dipantau, jaringan listriknya lancar semua. Tapi sekolah hanya menyiapkan server. Untuk Laptopnya, kurang. Sekolah hanya menyiapkan sebagian saja. Sebagiannya dibawa oleh peserta UNBK. Ini harus ada tanggunga jawab pemerintah," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAK Syuradikara Ende, Pater Stef Sabon mengatakan, kunjungan Anwar Pua Geno bersama rombongan ke sekolahnya merupakan salah satu dukungan luar biasa untuk sekolahnya tersebut.

Pater Stef juga berharap agar pelaksanaan UNBK ke depan di SMAK Syuradikara Ende, sekolah yang sudah banyak mencetak tokoh nasional asal NTT tersebut, laptopnya sudah lengkap dan sudah bisa digunakan peserta UNBK. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya