Berita

Siti Zuhro/Net

Politik

Belum Ada Koalisi, Pencapresan Prabowo Masih Dinamis

SABTU, 14 APRIL 2018 | 02:25 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Deklarasi kesiapan maju di Pilpres 2019 yang dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersifat internal dan belum menjadi keputusan bersama koalisi partai.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan bahwa Gerindra tidak bisa sendirian mengusung pencapresan Prabowo Subianto.  

"Untuk menjadi leading party yang berperan penting mengusung dan mendukung pasangan calon, tentu Gerindra tidak bisa sendiri ngomong kan, harus dengan anggota partai lain," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4).


Partai yang berkoalisi dengan Gerindra, sambungnya, tidak akan serta merta menjadikan Prabowo sebagai capres yang diusung. Kemenangan di Pilpres 2019 menjadi pertimbangan krusial yang diinginkan partai koalisi.

Itu artinya, terbuka kemungkinan Prabowo tidak maju di pilpres dan didaulat sebagai kingmaker demi meraih target kemenangan.  

"Dalam konteks ingin menang itu, tentunya akan ada simulasi, ada plan A dan plan B. Ini yang belum menjadi kata putus dan dalam politik ini masih dinamis. Itu yang memungkinkan bisa ia bisa tidak (Prabowo sebatas jadi kingmaker)," tukasnya.

Selain menang di pilpres, partai-partai juga menargetkan suaranya naik di pemilu legislatif.

"Maka itu, tidak tertutup kemungkinan partai-partai yang berkoalisi akan memasangkan satu pasangan yang mengejutkan dan dianggap bisa mendongkrak elektabilutas partai," tutupnya. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya