Berita

Kementan Berhasil Kendalikan Penyakit Jembrana Di Lampung

RABU, 11 APRIL 2018 | 22:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat dalam memberantas penyakit Jembarana yang terjadi di Lampung. Kementarn bahkan telah mengirimkan tim untuk langsung turun ke lokasi tempat wabah itu terjadi.   

Direktur Kesehatan Hewan Fadjar Sumping Tjatur Rasa menjelaskan bahwa tim ini terdiri dari staf Direktorat Kesehatan Hewan dan Balai Veteriner Lampung Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang langsung dikirim ke lokasi pada tanggal 6 hingga 8 April 2018 di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Di tempat ini, Tim Kementan telah melakukan investigasi, serta menyampaikan langsung bantuan obat-obatan, desinfektan, serta sarana desinfeksi untuk membantu upaya penanggulangan dan pemberantasan penyakit.


"Berdasarkan hasil investigasi, penyakit Jembrana yang terjadi di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang ternyata disebabkan oleh adanya Sapi Bali sakit yang dibawa dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan oleh pedagang," ungkapnya  di sela-sela acara Seminar ‘Sosialisasi Permentan 14/2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan dan Implementasinya terkait AGP untuk Peternak Self Mixing’ di Kediri, Rabu (11/4)

Tjatur memastikan bahwa tim Kementan telah berhasil melokalisir penyakit ini sehingga tidak menyebar ke tempat lain. Bahkan Tjatur juga menyebut telah terjadi penurunan kematian ternak sapi.

"Saat ini sudah terjadi penurunan kematian ternak sapi Bali dan kasus sudah terkendali," tukasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya