Berita

Syafruddin/Net

Hukum

Polisi Minta Kasus Miras Oplosan Dibahas Dalam Rapat Kabinet

RABU, 11 APRIL 2018 | 15:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Minuman keras oplosan yang telah merenggut ratusan korban jiwa menjadi perhatian khusus Polri. Untuk menghentikan peredaran Miras oplosan diperlukan peran lembaga negara lain.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menilai kasus Miras oplosan ini perlu dibahas dalam rapat kabinet atau paling tidak dalam rapat Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia maupun Polhukam.

"Saya usulkan agar kasus ini diangkat di sidang kabinet atau sidang Kemenko PMK dan Polhukam untuk dibahas di tataran kementerian dan lembaga," kata Syafruddin kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/4).


Kenapa harus demikian, Syafruddin menjelaskan untuk memberangus peredaran miras maka sistem dan regulasi yang harus dibenahi bukan hanya persoalan kasusnya saja.

"Ini bukan hanya Polri tapi semua kementerian turun tangan," ujarnya.

Dalam cacatan Syafruddin, setidaknya ada ratusan korban yang tewas akibat menenggak minuman keras oplosan.

Di wilayah hukum Polda Jawa Barat ada 51 orang dan Polda Metro Jaya ada 31 orang serta ditambah di Polda Kalimantan Selatan yang jumlahnya belum dihitung. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya