Berita

Desmond Mahesa/RMOL

Politik

Gerindra: Prabowo Atau Bukan, Yang Penting Ganti Jokowi

SELASA, 10 APRIL 2018 | 16:04 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Target Partai Gerindra di Pilpres 2019 mendatang adalah menang. Partai berlambang kepala garuda itu tidak ingin kekalahan di Pilpres 2014 kembali terulang.

Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyebut bahwa partainya kini tengah merancang strategi dan menghitung kekuatan politik. Bahkan kata Desmon, Gerindra juga tengah menggodok kemungkinan Prabowo Subianto tidak mencalonkan diri di Pilpres 2019 dan menjadi king maker.

Terpenting, kata dia, Gerindra menang dalam pilpres mendatang.


"Bisa ia, bisa tidak (Prabowo jadi king maker). Kenapa saya jawab bisa iya bisa tidak, karena ini bicara tentang strategi politik dan hitung-hitungan politik. Kita mau menang, prinsipnya bahwa kita berharap kali ini bukan sesuatu kekalahan lagi," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/4).

Menurutnya, strategi politik harus mengikuti harapan rakyat. Dia kemudian mencontohkan fenomena kaos bertanda pagar (tagar) #2019GantiPresiden yang mulai ramai dimasyarakat. Itu artinya, masyarakat ingin ada pemimpin lain yang menggantikan posisi Jokowi.

"Masyarakat mengharapkan Pak Prabowo, atau ada calon lain di periode berikutnya. Kalau ada calon yang lain kita akan mengikuti harapan masyarakat itu, yang penting kita ganti Pak Jokowi," ujar wakil ketua Komisi III DPR RI itu.

Desmond membenarkan bahwa Prabowo tersebut kini juga mempertimbangkan suara masyarakat tersebut, termasuk mempertimbangkan kehadiran tokoh lain selain dirinya.

"Itu yang terjadi hari ini, untuk tokohnya itu ya tergantung yang berkembang, tapi sebenarnya kader partai tentu mengharapkan Pak Prabowo yang maju," paparnya. [ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya