Berita

M. Prasetyo/Net

Politik

Kejagung Gemar Buat MoU, PDIP: Jangan-jangan Ada Biaya Pengamanan

RABU, 28 MARET 2018 | 17:18 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mempertanyakan paparan Jaksa Agung M Prasetyo terkait Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum dengan berbagai instansi pemerintahan dan perusahaan.

Menurut Arteria, MoU biasanya antar kementerian dan bukan terkait mengenai hukum melainkan sinergitas antar kementerian.

"Penegakan hukum kok pakai MoU? MoU dengan Kementerian PUPR, Kemenhub, Kemenag, BUMN, ini gunanya apa pak?," cecar Arteria di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3).


Menurut Politisi PDIP ini program kerja bentukan Kejaksaan Agung RI yaitu Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) sudah lebih dari cukup, sehingga MoU tidak diperlukan lagi.

Arteria menilai pembentukan MoU ditakutkan bisa memunculkan beragam persepsi yang politis. Mulai dari dugaan pengamanan kasus dari proyek yang dikerjakan kementerian hingga biaya yang dikelarkan kedua lembaga terkait MoU.

"Di tahun 2015 Kejagung sudah bentuk TP4, ngapain buat MoU lagi pak? Ada korelasinya dengan MoU ini? Apakah MoU ini pakai biaya atau tidak? Atau dengan adanya MoU jadi tidak bisa ditangkep? Jangan-jangan ada biaya pengamanan ini dengan MoU begini. Atau jalinan kasih, lagi musim nih soalnya," ujar Arteria Dahlan. [nes]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya