Berita

Olahraga

Bonus Rp 250 Juta Menanti Kevin-Marcus

SELASA, 20 MARET 2018 | 22:53 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Wiranto berharap prestasi ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon yang berhasil mempertahankan juara di All England 2018 BWF World Tour Super 1000, terus berlanjut kisah suksesnya hingga ke Asian Games 2018.

"Saya ingin Kevin-Marcus terus berprestasi dan jangan pernah puas dengan prestasi yang sudah diraih. Kami PP PBSI ingin para atlet di semua nomor bulutangkis bisa meraih juara dan menyabet medali emas sebanyak-banyaknya," kata Wiranto saat menyambut Kevin-Marcus di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang,  Selasa malam (20/3).

Diakui PBSI meminta para atlet bulutangkis Indonesia meraih medali emas sebanyak mungkin dan bisa mengalahkan lawan-lawan hingga babak akhir.


Ia mengaku prestasi pebulutangkis Indonesia saat ini terus berkembang dan bisa menjadi juara di kejuaraan-kejuaraan lainnya.

"Terima kasih, Kevin/Marcus. Kalian membuat rakyat Indonesia bangga dengan penampilan di All England 2018," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi usai memberikan pengalungan bunga.

Dalam kesempatan itu, Imam didampingi Ketua PBSI Wiranto, CdM Asian Games 2018 Syafruddin, dan berbagai pihak terkait.

"Mewakili pemerintah, ini ada bonus untuk prestasi kalian. Kita, rakyat Indonesia, berharap Kevin/Marcus mampu mempertahankan pencapaian fenomenal ini," Imam, menambahkan.

Kevin/Marcus berhak menerima bonus Rp 250 juta dari pemerintah. Untuk pelatih yang diwakili Herry Iman Pierngadi menerima Rp 100 juta.

"Semoga Kevin/Marcus mampu meraih hattrick pada All England 2019. Kita berharap yang terbaik untuk mereka," ujar Wiranto, optimistis.

Pernyataan senada diungkapkan Syafruddin. Wakapolri ini yakin, Kevin/Marcus bakal menyumbang medali di Asian Games 2018.

"Itu yang kita harapkan di Asian Games 2018. Tidak hanya Kevin/Marcus juga, atlet bulu tangkis Indonesia lainnya," pungkas Syafruddin.[dem]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya